Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Mind Map (Peta Pikiran): Apa dan Bagaimana?

03/02/14

A.  Apa Mind Map (Peta Pikiran) itu?
Mind Map (Peta Pikiran) dapat diartikan sebagai suatu cara untuk mengorganisasikan dan menyajikan konsep, ide, tugas  atau informasi lainnya dalam bentuk diagram radial-hierarkis non-linier. Mind Map pada umumnya menyajikan informasi yang terhubung dengan topik sentral, dalam bentuk kata kunci, gambar (simbol), dan warna sehingga suatu informasi dapat dipelajari dan diingat secara cepat dan efisien.
Mind Map digagas dan dikembangkan oleh Tony Buzan, seorang psikolog Inggris, yang meyakini bahwa penggunaan Mind Map tidak hanya mampu melejitkan proses memori tetapi juga dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan menganalisis, dengan mengoptimalkan fungsi belahan otak. Mind Map dapat mengubah informasi menjadi pengetahuan, wawasan dan tindakan. Informasi yang disajikan fokus pada bagian-bagian penting, dan dapat mendorong  orang untuk mengeksplorasi dan mengelaborasinya lebih jauh.
Mengikuti ikhtisar pola kerja MindMaple, Mind Map terdiri dari 3 (tiga) komponen utama, yaitu:

Cara Melatih Telekinesis

21/10/13


Melatih kemampuan dasar TELEKINESIS

Dari berbagai uraian metode telekinesis menunjukkan bahwa selain karena anugrah Tuhan, ilmu ini bisa di pelajari. Hanya saja, untuk mencapainya butuh proses panjang latihan serta kontinyunitas dalam mengasah Dan memunculkan kemampuan ini kepermukaan. Yang utama dari latihan ini adalah konsentrasi pikiran.

1. Titik hitam
Metode latihan titik hitam ini menuntut kita untuk tetap fokus dan mengabaikan yang lainnya. Tenangkan pikiran, diri, dan tubuh dengan mengambil nafas sedalam-dalamnya. Usahakan tubuh rileks saat latihan ini tujuannya adalah menjaga pikiran dan pandangan yang terfokus kepada titik hitam pada gambar selama mungkin. Pikiran harus tetap fokus. Namun jika pikiran anda mulai Bias, segera hentikan latihan bangun kembali rileksasi anda sampai kembali tenang. Catat ulang waktu keberhasilan anda.

2. GAMBAR
Latihan berikutnya adalah konsentrasi pada gambar atau foto. Setelah konsentrasi beberapa menit, satukan diri Anda dengan gambar tersebut dengan merasakan membayangkan rasanya bila anda menyentuhnya, halus atau kasar, panas atau dingin, basah atau kering dengan perlahan biarkan rasa itu menyelimuti tubuh, seolah-olah anda adalah gambar tersebut. Setelah melakukan latihan ini anda Akan merasakan rileks tapi penuh energi. Lakukan latihan ini sesering mungkin, paling tidak beberapa kali setiap bulannya dan minimal 20 menit setiap latihan.